Tag Archives: Princess Diary

Dance with My Father: a memoir – Dance With Me My Girl

A Dance with My Father Cerita 5 hari ini membawa saya pada saat ini. Semua yang ada hari ini dibangun atas reruntuhan diri. Kemarahan. Kebencian. Kesombongan. Ketidak-mampuan untuk berdamai. Penolakan akan rahmat dan Kasih Tuhan. Yes I was a wretch. … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , | Leave a comment

Dance with My Father: a memoir – The Fireworks in Me

The Fireworks in Me Saya tiba di kamar kos saya. Tidak ada yang berubah di dalam kamar kos saya tersebut. Semua masih sama. Tetapi waktu saya melangkah masuk ke kamar saya itu, ada rasa berbeda. Sangat berbeda. Saya memandang tempat … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , | Leave a comment

Dance with My Father: a memoir – When Love and Hate Collide

When Love and Hate Collide Dalam perjalanan di dalam angkot menuju Malalayang saya mendapati kalau rute ini adalah rute Trans Sulawesi. Saya tidak ingat sama sekali pernah melintasi jalanan ini. Hal terakhir yang saya ingat adalah ada di dalam angkot … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , , | 1 Comment

Dance with My Father: a memoir – An Afternoon at Mangrove Forest

Suatu Sore di Hutan Bakau Angin sejuk menerpa wajah Saya. Air dingin terasa di pergelangan kaki Saya. Saya seakan terjaga dari tidur yang panjang. Dada Saya terasa sesak, rasa nyeri yang tidak tertahankan seperti menusuk dan menekan dada Saya. Kepala … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , , | 2 Comments

Dance with My Father: a memoir – One Day Before Mangrove Forest

Satu Hari Sebelum Hutan Bakau Saya terbangun dengan pil-pil berserakan di atas tempat tidur dan di lantai. Saya memuguti satu persatu dan memasukan kembali ke dalam plastik.Saya kembali muntah-muntah pagi itu. Hanya cairan kuning dan bercak darah yang keluar dari … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , , | Leave a comment

Dance with My Father: a memoir – Two Days Before Mangrove Forest

Dua hari Sebelum Hutan Bakau Saya menutup telpon. Malam ini terasa dingin di kamar kos ini. Sedingin hati saya yang antara bisa dan tidak bisa merasakan. Pain and numb. Sad and couldn’t feel anything. Ambigu. Baru pertama kali saya pergi … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , , | Leave a comment

Dance with My Father: a memoir – Prolog

PROLOG A story of a little girl who always think she never has enough. Tadinya Saya berpikir akan menjadikannya sebuah buku. Tetapi dengan situasi dan workload saat ini, rasanya masih terlalu jauh mewujudkan nya. But it’s too precious to keep … Continue reading

Posted in SangPuteri | Tagged , , , , , | Leave a comment