Pain In The @&$

Hidup ini fana. Hidup ini hanya sebentar. Buat yang masih di era 20-an, seakan-akan hidup masih demikian panjang sehingga banyak dari orang muda berpikir… “It’s time to party nowwww!!!” weeeeittsss… jangan senang dulu, karena waktu kita membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa terasa the next  20 years will come soon… like me today! (hhhmmm… Happy Birthday to me…!)

Apa hubungannya dengan bacaan hari ini? Ngga ada sih… hehehe… *becandaaa*

Tetapi saya tertarik untuk menggaris-bawahi ayat pertama dalam bacaan 1 di  bacaan liturgi hari ini: “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.”

Dari waktu ke waktu mari menyadari bahwa kita ini adalah bejana tanah liat, di mana segala hal baik yang mampu kita lakukan hari ini adalah semata-mata hanya karena kemurahan dan kasih Allah.

Dalam hidup kita, ada karakter atau masa lalu atau apapun yang menjadi seperti pain in the @&$ buat kita. That pain in the @&$ bukan berarti harus menyakitkan, tetapi mungkin adalah hal yang  menyenangkan dan kita nikmati. Tetapi dengan menikmati itu, tanpa sadar  hidup  kita ada dalam resiko  kita bisa meninggalkan Tuhan sewaktu-waktu karenanya.

It's all about JesusMisalnya: akhir-akhir ini saya tertarik pada banyak hal yang berbau new age. Mungkin karena pengaruh pergaulan.  Seseorang di kantor saya memberikan kartu Tarot. Sejak beberapa waktu yang lalu keingin tahuan saya tentang Pass Life Regration dan berbagai macam hal yang berbagu new age mempengaruhi saya dan berbuat saya berpikirrr… untuk mempelajari dan mencobanya. Tarikan ini terasa demikian kuatnya karena bicara soal ini seolah-olah membawa saya pada satu dunia baru yang demikian scientific, “masuk akal”, dan terkesan “gaul”, modern, dan pinter deh… Tetapi saya tahu… kalau saya meneruskannya, hal ini akan menjadi sesuatu yang mempengaruhi iman saya.

So.. seperti ayat dalam Injil hari ini: “Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.” Of course not literally you have to do that! Karena kalau iya, jangan-jangan banyak yang masuk surga dengan ngga ada bola matanya… Surga jadi horror banget ngga sihhhh 🙂

Tetapi tanyakan kepada dirimu, apa yang menjadi your pain in the @&$ now?…  Apa hal-hal yang membawa kita menjauh dari Tuhan, baik hal yang menyenangkan atau menyakitkan. Bejana tanah liat ini memang bejana tang rapuh dan mudah pecah, tetapi kekuatan yang melimpah-limpah yang akan memampukan kita melakukan hal yang benar di hadapan Allah.

Lepaskan itu dan teruslah berlari kepada satu tujuan yang utama dan selalu menjadi yang pertama… yaitu Yesus.

Believe me… you won’t regret that you spend your next 20 years… even your whole life to know Him, to love Him, and to serve Him. Because He is the center of our joy in this life on earth.

(LbA : welcoming the sexiest decade of my life with Jesus… yaayyyyy!!!)

Advertisements

About whittulipe

Lia adalah seorang Dokter dan saat ini Ia bekerja di sebuah perusahaan teknologi medis. Passionnya adalah mewartakan harapan yang terpancar melalui anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran serta penghayatan hidup sebagai seorang perempuan. Ia adalah kontributor Buku Renungan Harian Wanita “Treasuring Womanhood” selama 8 tahun belakangan ini, juga penulis buku “You Deserve The Truth”, “Sexy and Holy”, “Wake up Princess”. Lia sangat passionate melayani kaum muda. Bersama suaminya Riko Ariefano dan komunitasnya Domus Cordis, ia banyak melayani di berbagai negara dan daerah di Indonesia, khususnya dalam mewartakan kabar sukacita tentang teologi tubuh (TOBIT), anugrah kehidupan, dan panggilan keperempuan-an. Lewat Inspire Group, sebuah kerasulan media sosial dalam Komunitas Domus Cordis, Lia dan Riko juga sering membawakan vlog dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kaum muda dengan berbagai perjuangan dan pergumulannya, serta bagaimana untuk selalu melibatkan Kristus dalam kehidupan mereka. Topik-topik yang dibawa termasuk tentang relationship, adiksi, potensi kaum muda, hubungan dengan orang tua, sampai current issues di Indonesia. She is a proud wife and blessed daughter. She is a writer and traveller who loves coffee, bakmi, and dogs! Lia bersama suaminya Riko Ariefano, dan kedua ekor anjingnya saat ini berdomisili di Jakarta. Blog: https://whittulipe.wordpress.com IG: whittulipe Vlog: Youtube: Inspire Group
This entry was posted in articles and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s