Tubuhmu Merubah Dunia

Tubuh adalah sarana setiap orang untuk mengungkapkan dirinya. Tubuh menjadi center kehidupan, yang selalu diperhatikan dalam kehidupan. Keberadaan setiap orang (sebagian besar) dinilai dari keberadaan tubuhnya. Tubuh seharusnya menjadi tanda kebesaran Allah pencipta yang tiada taranya.

Tetapi melalui tubuh ini pula, kemurnian kasih Tuhan perlahan-lahan surut, dan di satu titik semua kebohongan bisa menjadi kebenaran. Di saat itu, kebahagiaan hanyalah ilusi.

Friends, hari ini banyak dari kita yang hidup dalam kebohongan itu. Kebohongan yang begitu nyata, sehingga kita menganggap itu adalah kebenaran.

Seorang perempuan yang memberikan tubuhnya jauh sebelum ia berpikir tentang pernikahan, menyangka bahwa dengan tubuhnya ia bisa mendapatkan cinta sejati. Kenyataannya, 21 hari kemudian hubungan mereka putus tanpa bekas.(Satu studi menunjukan angka rata-rata satu hubungan bertahan di kalangan anak SMA setelah mereka melakukan hubungan seksual hanya 21 hari!)(1)(2)
Hal ini bukan hanya terjadi pada perempuan, tetapi banyak laki-laki yang juga terjerumus pada kebohongan ini tanpa mereka sadari.

Seorang laki-laki tidak dapat menahan dirinya untuk terus melakukan masturbasi, dan layar computer menjadi pengisi hatinya yang mungkin haus akan cinta. Lalu sepertinya semua terpuaskan saat selesai melakukan masturbasi, tanpa ia sadari bahwa semuanya itu hanya kebohongan. Maka iapun kembali masuk pada kesepian dan kehausan akan kasih, yang bahkan lebih parah daripada sebelumnya.

Padahal masturbasi itu menyebabkan: (3)
–          Melemahnya sistem pertahanan tubuh
–          Ejakulasi premature di kemudian hari
–          Kerontokan rambut
–          Nyeri pada bagian panggul
–          Menurunnya kadar mineral tertentu dalam tubuh (akibat sering keluarnya cairan sperma) yang berfungsi untuk: sintesa DNA untuk pembelahan dan pertumbuhan sel, kerja fungsi hati, dsbnya.

Gaya hidup hari ini mengajak kita untuk mengeksploitasi tubuh kita. Banyak media yang menuntun kita untuk menggali kenikmatan yang sebesar-besarnya dari tubuh kita (dan pasangan), tanpa pernah memberikan waktu untuk berdiam sejenak dan merenungkan betapa tubuh ini diberi kemampuan yang luar biasa, untuk menaklukan dunia.

Melalui tubuh yang telah ditebus ini (seharusnya) kita mampu melakukan banyak perkara besar.
Melalui tubuh yang telah ditebus ini (seharusnya) kita dapat meraih semua mimpi-mimpi yang ada dalam hati kita yang terdalam.
Melalui tubuh yang telah ditebus ini (seharusnya) kita mampu ke luar dari kebohongan dan mendapatkan cinta sejati serta kebahagiaan.

Melalui kebenaran yang ditaburkan lewat cinta sejati Tuhan Yesus, kita dapat meraih kemenangan, dan bersama Dia kita berjalan dari satu kemenangan menuju kemenangan berikutnya dalam hidup kita.

Lewat tubuh yang telah ditebus oleh darah Yesus di atas kayu salib,  kita mewartakan kebenaran cinta sejati Tuhan yang membebaskan, dan bahkan mengubah wajah dunia ini.

Bersama –sama kita kibaskan kebohongan yang selama ini kita percayai, dan berlari-lari kepada kebenaran sejati dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 8:38-39)

Please visit: http://truelovecelebration
Reference:
(1)The New Sex Revolution: http://chastity.com.
(2)J.D.Teachman, J.Thomas, dan K.Paasch. “Legal Status and the Stability of Coresidential Unions.” Demografi (November 1991): 571-583.
(3)What are the side effect of masturbation? : The Revolution Health http://www.revolutionhealth.com/forums/sexual-health/male-sexual-dysfunction/156609

About whittulipe

A woman, happy wife, daughter, sister, friend, medical doctor who have a passion to proclaim hope that radiates from the gift of life through writings, medical science & living the true calling of womanhood. Brasali is my surname. Ariefano is given name from my hubby. whittulipe is my nick name on virtual world. You can call me: l i a. I am an ordinary woman with an extraordinary life. I am a woman in process. I’m just trying like everybody else. I try to take every conflict, every experience, and learn from it. Life is never dull. I believe that every single event in life happens in an opportunity to choose love over fear. Happiness keeps me sweet. Trials keep me strong. Sorrows keep me human. Failures keep me humble. And the best of my life I have God that keeps me going! My life mission: Mewartakan pengharapan yang memancar dari anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran, dan penghayatan hidup sebagai perempuan. My value in life: hope, courage, aunthenticity, generosity. So help me God!
This entry was posted in articles and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s