Terima Kasih Seribu

Renungan Harian Wanita 2010 – Treasuring Womanhood sudah terbit!

Tengah malam 12 Desember 2009, kita bersama-sama berkumpul, menumpangkan tangan atas buku2 keluaran pertama dari pabrik, 200 eksemplar pertama. Tangan terulur dan doa dinaikan oleh Rika, meminta Tuhan menjamah setiap perempuan yang membaca RHW ini.

Ini bukan karya saya pribadi, ini karya bersama, dan saya mensyukuri lahirnya buku ini sebagai ‘buku pertama’ saya.

Ini adalah tanda kesetiaan Tuhan kembali atas hidup saya.

Hidup yang banyak rusak, berdosa, dan terus terjatuh, tetapi lewat itu semua dapat menghasilkan sesuatu yang (mudah2an) baik.

Sejujurnya, ada kebanggaan yang terselip di hati. Pastinyaaa.. karena saya seorang manusia.. (punya karakter sombong pula! Hehehe..) dan saya mulai mengerti mengapa ini menjadi buku pertama saya. Supaya saya tidak memegahkan diri sendiri atas apa yang saya buat melalui talenta yang Tuhan berikan.

Tetapi kemudian saya berpikir… apalah arti kebanggaan tersebut, saat saya menyadari hanya kemurahan dan belas kasihan Tuhan terhadap hidup saya yang membuat ini semua terjadi.

Untuk semuanya ini terima kasih seribu!

Buku ini lahir dari semangat terus menerus Mbak Avi yang mengingatkan saya terus untuk mewujudkan salah satu mimpi saya (thanks for that Mbak!)

Buku ini lahir dari kerja keras Ika bikin table, Edith yang luar biasa talented dan kerja keras bikin design dan kemudian malaikat Monic datang membantu.

Buku ini lahir dari hidup 10 wanita yang masih compang-camping tetapi diberi privilege untuk bersaksi.

Buku ini lahir dari Buqe dan teman-teman pembaca awal yang menyempurnakan dan memberi wawasan ‘kesempurnaan’ dari segala sudut pandang.

Buku ini lahir dari doa-doa yang dipanjatkan oleh mama-mama kita semua, untuk anak-anak perempuannya, dan contoh hidup keperempuanan mereka.

Buku ini lahir dari rasa dicinta oleh papa dan saudara-saudari dalam panggilan awal kita sebagai anak perempuan di satu keluarga.

Buat saya pribadi, buku ini juga lahir dari cinta suami saya yang terus mengingatkan saya akan cinta Tuhan kepada saya.

Dan buat semuanya itu terima kasih seribu!

Saya (berusaha) bersyukur untuk hidup saya.

Saya (berusaha) berdiri di atas luka hati saya.

Saya (berusaha) menikmati kegagalan saya.

Saya (berusaha) ‘mentertawakan’ hidup saya.

Saya merayakan keperempuan- an saya.

Semuanya itu karena Tuhan yang memberi rahmat tuntunan untuk kehendak bebas saya dan kekuatan untuk menjalaninya.

Tidak dapat saya curi kenyataan itu dari yang EmpuNya.

Tidak dapat saya rampas kemuliaan Tuhan.

Sehingga tidak ada  alasan untuk tidak mengucapkan terima kasih seribu!

Trima kasih seribu, pada Tuhan Allahku.

Aku bahagia, karena dicinta, terima kasih.

About whittulipe

A woman, happy wife, daughter, sister, friend, medical doctor who have a passion to proclaim hope that radiates from the gift of life through writings, medical science & living the true calling of womanhood. Brasali is my surname. Ariefano is given name from my hubby. whittulipe is my nick name on virtual world. You can call me: l i a. I am an ordinary woman with an extraordinary life. I am a woman in process. I’m just trying like everybody else. I try to take every conflict, every experience, and learn from it. Life is never dull. I believe that every single event in life happens in an opportunity to choose love over fear. Happiness keeps me sweet. Trials keep me strong. Sorrows keep me human. Failures keep me humble. And the best of my life I have God that keeps me going! My life mission: Mewartakan pengharapan yang memancar dari anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran, dan penghayatan hidup sebagai perempuan. My value in life: hope, courage, aunthenticity, generosity. So help me God!
This entry was posted in articles and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s