Every day Grace, Every day Decision

10 tahun belakangan ini, gw bergumul dengan sesuatu yang sebetulnya pasti tidak disangka-sangka oleh banyak orang. Secara tulisan gw, aktivitas gw, lingkungan gw selalu ada dalam kondisi/keadaan yang bertolak belakang dengan kondisi hati gw.

why jesus?10 tahun ini gw bergumul mempertanyakan kenapa gw harus mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat gw. Kadang gw merasa semuanya menjadi tidak ada artinya. Bahkan di saat tergelap dalam kehidupan gw pun gw ngga merasa Dia ada. Kalau… gw saat ini mempercayai Yesus, gw berpikir.. apa ini bukan karena gw di’keroyok’ sama marketingnya Yesus?
Nyokap gw, lingkungan pergaulan gw, dan bahkan sekarang laki-laki yang gw nikahi pun adalah marketer nya Yesus yang luar biasa. Kadang gw butuh Yesus dalam rupa manusia. Bukan hanya Yesus yang ada dalam Kitab Suci dan homili, serta khotbah-khotbah.
Gw berpikir… apa selama ini gw ngga dibohongi dengan semua teori tentang Yesus yang ada? Kl katanya hari-hari gw Dia sertai… apakah benar Yesus? apa bukan sosok yang lain yang mungkin di sembah oleh agama-agama/kepercayaan yang ada di bumi ini? Kalau semua ajaran mengajarkan segala yang baik.. apa ngga mungkin kl semua penyertaan, kesembuhan, berkat, apapun itu datang dari salah satu dari mereka? Apa jaminannya kl itu adalah Yesus?

Semua pertanyaan ini gw tahu tidak datang tiba-tiba. Tapi dari luka yang ada dalam hati gw. Luka yang bersarang bertahun-tahun dan tidak terpulihkan. Bukan karena tidak mampu dipulihkan, tetapi karena gw memang tidak minta untuk dipulihkan. Karena Sang Penyembuh adalah seseorang yang menjadi sumber luka gw.

Sulit mengakui hal ini. Tapi gw tahu, banyak di luar sana yang mungkin mempergumulkan hal ini. Doa yang tidak (atau belum) terjawab, pertolongan yang rasanya tidak pernah datang, putus asa yang mencekam, rasa ingin meninggalkan dunia ini karena tidak ada lagi yang patut diperjuangkan, luka yang rasanya setiap hari harus diperjuangkan untuk bisa dilewati rasa perihnya, rasa ketidak-adilan dan ditinggalkan yang rasanya membuat kita harus berjuang sendiri. Saat di mana kita merasa… bahkan salib dan kematian Yesus di atas kayu salib menjadi tidak bermakna, dan semuanya seperti dongeng yang ngga tahu harus kita percayai atau tidak.  Dan parahnya… kita ngga tahu… kapan ini semua berakhir dan jalan seperti  tidak berujung.
Gw ngerti banget rasa semua ini. I’ve through all those feelings. Bahkan sampai tahap… gw ngga pernah bisa minta apapun lagi, krn rasa tidak percaya lebih mendominasi daripada iman, harapan, terlebih lagi kasih.

Tapi satu hal yang gw mengerti… melewati semua perjalanan kehidupan ini… ada satu rahmat yang selalu menyertai bila saja kita mengarahkan kehendak bebas kita kepada Yesus.
Buat gw hari ini… I decide to follow Jesus every day. No matter what. Karena perasaan bisa datang dan pergi, naik dan turun, dan adalah keputusan keseharian kita untuk mengikuti Yesus.

Buat gw hari ini… Gw tahu gw mempercayai bahwa tidak ada kuasa apapun yang mampu merebut gw dari kasih Yesus (Roma 8:38-39).

jesus-light

Buat gw hari ini, apapun yang gw jalani, sekering apapun, setidak percaya apapun, sesakit apapun, sebanyak apapun pertanyaan gw, sesulit apapun gw melewati pergumulan gw… ada satu rahmat yang besar buat gw, bisa bangun di pagi hari… di samping orang yang gw cintai… dan berkata… “Today I decide to follow You Jesus. My life is Yours and please help me get through this day. Let me save in Your Hands at the end of this day. I’ll work hard for my salvation, but the Grace and the strength are from You. !”
Gw ngga tahu… apa ini cukup untuk membawa gw ke surga. Tapi Tuhan tahu bagaimana gw mengerjakan keselamatan gw hari demi hari dengan takut dan gentar!
Gw ngga mau menyamakan hidup gw dengan Mother Teresa (gw masih 1/1000 nya bahkan lebih kecil jauh dari beliau!)… tapi gw percaya… berpuluh-puluh tahun ia melewati masa kegelapan dengan setia… biarpun dia mempertanyakan juga banyak hal dalam kehidupan dia (baca: come be my light), tapi kesetiaan dan cintanya kepada Yesus memenangkan hidupnya, bahkan memasukan dia dalam jajaran orang kudus gereja.

So… I have hope! You have hope! We all have hope in Jesus. No matter what your condition right now. Believe it or not, we are all in His hands. There is abundant grace showering our life when we choose Jesus.
Once again, this is one of my womanhood journey. My struggle every day and my part of living the heaven. I work my salvation hard. But i know… everything will be ok.
I am living my every day grace from Him, and only because of His Grace, I decide Jesus everyday.

About whittulipe

A woman, happy wife, daughter, sister, friend, medical doctor who have a passion to proclaim hope that radiates from the gift of life through writings, medical science & living the true calling of womanhood. Brasali is my surname. Ariefano is given name from my hubby. whittulipe is my nick name on virtual world. You can call me: l i a. I am an ordinary woman with an extraordinary life. I am a woman in process. I’m just trying like everybody else. I try to take every conflict, every experience, and learn from it. Life is never dull. I believe that every single event in life happens in an opportunity to choose love over fear. Happiness keeps me sweet. Trials keep me strong. Sorrows keep me human. Failures keep me humble. And the best of my life I have God that keeps me going! My life mission: Mewartakan pengharapan yang memancar dari anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran, dan penghayatan hidup sebagai perempuan. My value in life: hope, courage, aunthenticity, generosity. So help me God!
This entry was posted in articles and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Every day Grace, Every day Decision

  1. BeBeTH! :p says:

    haha.. pas baca few first paragraph.. its like… OMG… gw bangettt… =( and im still struggling as well ci… apalagi saat yg loe sebut “intimidasi” itu dtg… saat gw mulai berpikir yg aneh2.. gw lgs doa ke Tuhan minta segala pikiran sia2 yang bukan berasal daripada Tuhan untuk ditolak dalam nama Tuhan Yesus… hehe.. and normally it works.. hihih…

    thank you for the lovely reflection ci.. =) kehendak bebas untuk mengikuti Tuhan yahh.. amen! =) GBu alwayss

  2. Dena Sukiato says:

    ya….tadi uda ketik panjang lebar, pas submit ternyata ga bisa, moga2 kali ini ok!
    Thanks li, minggu kemaren gue diminta PD Pademangan untuk isi tema Dont worry be happy, dengan sangat lantang saya menjawab temanya Gue Banget! OK No PRoblem! ternyata waktu persiapan,sy susah sekali mencari ayat2 yang berhubungan, (semuanya seperti sangat “Klise!”). Memang sekarang biarpun sudah lewat pergumulan yang selalu bertanya2 dimana Tuhan, ternyata sangat susah juga menjelaskan ke orang2, Tuhan itu ada dan bersama kita!
    Thanks for your sharing! Memang perlu banget Roh Kudus untuk memberi Kreatifitas mewartakan keberandaanNya didunia ini supaya hidup gue pun lebih berarti dan Indah didunia. Thanks li!!!

  3. theresia says:

    Thank you Lia for this beautiful reading. God Bless always.

  4. Ricca says:

    wah ci.. passs banget.. gw rasa gak u doank yang ngerasain hal kayak gini.. tapi almost everyone pernah ngerasain hal yang sama… untuk tetep bisa survive dalam keadaan pergumulan emang sulit banget.. cuma kasih dan rahmat Tuhan yang bisa merangkul kita kembali..
    Thank you for the sharing ci.. menegur gw dalam beberapa hal.. dan membuat gw semakin yakin dengan iman yang sudah gw pilih dan jalani sampe sekarang ini (^.~)
    God Bless!

  5. Nova ^.^ says:

    Ce Lia..
    Thank you bngt utk sharing refleksi cece. It’s very good as my personal reflection too..

    Am I following Jesus truly because of my own ‘free will’ or because all exposures around me ‘intimidate’ me to do so? Or.. else [krn berkat mungkin]?

    But now I am sure, I am surely blessed as God’s children. ^^
    I will learn to choose Jesus everyday from now on.

    Quote your prayer every morning when I wake up:
    “Today I decide to follow You Jesus. My life is Yours and please help me to get through this day. Let me be save in Your Hands at the end of this day. I’ll work hard for my salvation, but the Grace and the strength are from You, Jesus!”

    ^.^
    GBU Ce Lia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s