Talking about my Dreams…?

Let’s talk about DREAMS… 🙂

Waktu gw kecil, gw bermimpi banyak hal… dari punya suami bule sampe punya istana dan tinggal bersama anjing-anjing kesayangan gw.
Dan bersama dengan berjalannya waktu… kegagalan, luka, cemooh, dan hidup yang terasa mulai tidak ramah, sang mimpi mulai menjauh pergi. Sampai akhirnya… timbul kata-kata,”Terserah deh… apa aja!”
Akhir-akhir ini… terutama sejak menikah dengan suami gw (yang bukan bule… tapi at least dia ngakunya Italiano.. hehehe..), dia banyak mengajak gw kembali bermimpi.
Dan gw kembali ke masa-masa kecil gw (look at the picture…) dan membongkar kembali kotak mimpi yang sudah gw masukan ke dalam lemari2 di hati gw.

Gw bermimpi punya RUMAH SEHAT, seperti yang ada di film Patch Adam… di mana semua orang yang datang, sesakit apapun dia, mengalami pemulihan di rumah itu. Biarpun akhirnya mungkin dia harus ‘pergi’, dia pergi dengan satu pengertian bahwa hidupnya berakhir dengan kemenangan dan suka cita. Gw pengen mimpi mereka diwujudkan di rumah sehat itu. Segila dan setidak mungkin apapun itu. Gw pengen setiap hari ada senyum dan tawa yang terdengar di lorong-lorong rumah sehat.
Dan saat tawa itu terdengar, tawa itu memberikan harapan kepada orang banyak saat mereka tidak kuat bangun dari tempat tidur mereka. Tawa itu merangsang pengeluaran hormon yang meringankan rasa nyeri di tubuh mereka… dan yang terutama… tawa itu memberikan satu pengetahuan… bahwa mereka akan ‘baik-baik’ saja karena hidup mereka berharga.

Gw bermimpi… punya SHELTER… a DOMUS (rumah) buat orang-orang yang membutuhkan
(inget film Persuit of Happiness…?), di mana mereka tinggal di sana dan tahu bahwa mereka tidak kekurangan dan mempunya masa depan. Di shelter itu akan dilakukan course-course dan workshop supaya satu hari nanti mereka bisa hidup mandiri. Dari shelter itu akan dikirim orang-orang ke seluruh negeri yang membawa anak-anak yang kekurangan gizi sehingga mereka bisa dirawat di situ. Orang tua yang terlantar dan tidak berdaya dapat tidur dengan tenang dan tidak kelaparan.

Gw bermimpi… have my own PHILHARMONIC ORCHESTRA yang main di Concerst Hall di Eropa dan Amerika… Karena gw ud ketelatan untuk jadi pemain musik, so… gw pengen gw punya satu Orchestra di mana mimpi gw bisa di wujudkan lewat kerja keras orang-orang yang punya talenta dan mimpi yang sama.
So… inspired by August Rush film (Thanks Le… for the info, and my hubby yang ud beli DVD nya hehehe…)
And this is my moms’ dream too… wish she’s still get a change to see one of her dream come true!


Gw bermimpi…
Satu hari nanti bisa KOLABORASI dengan OPRAH’s CHARITY PROJECT… apapun itu.. Angel’s Network, Leadership School, or anything…!
Her life story really inspired me.
And I really looking forward to meet her and work with her…!

Gw bermimpi… sebelum gw meninggalkan dunia ini… at least.. ada 1 BUKU yang gw tulis sendiri dan menjadi berkat bagi banyak orang. Don’t know how, don’t know when…

and one more… maybe this sounds weird… but I dream for my own ZOO atau at least DOG SHELTER buat anjing-anjing terlantar yang di abuse/ dibuang… pokoknya mereka bisa hidup dengan enak di situ! Atau kl Zoo ya kayak Steve Irwin punya di Australi… 🙂

Yes these are my dreams… dan gw percaya ngga ada yang ngga mungkin…Banyak hal yang gw pikir yang ngga mungkin, bisa terjadi dalam kehidupan gw. Dan gw percaya.. it’s just a matter of time! Yes… a matter of time…

Advertisements

About whittulipe

Lia adalah seorang Dokter dan saat ini Ia bekerja di sebuah perusahaan teknologi medis. Passionnya adalah mewartakan harapan yang terpancar melalui anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran serta penghayatan hidup sebagai seorang perempuan. Ia adalah kontributor Buku Renungan Harian Wanita “Treasuring Womanhood” selama 8 tahun belakangan ini, juga penulis buku “You Deserve The Truth”, “Sexy and Holy”, “Wake up Princess”. Lia sangat passionate melayani kaum muda. Bersama suaminya Riko Ariefano dan komunitasnya Domus Cordis, ia banyak melayani di berbagai negara dan daerah di Indonesia, khususnya dalam mewartakan kabar sukacita tentang teologi tubuh (TOBIT), anugrah kehidupan, dan panggilan keperempuan-an. Lewat Inspire Group, sebuah kerasulan media sosial dalam Komunitas Domus Cordis, Lia dan Riko juga sering membawakan vlog dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kaum muda dengan berbagai perjuangan dan pergumulannya, serta bagaimana untuk selalu melibatkan Kristus dalam kehidupan mereka. Topik-topik yang dibawa termasuk tentang relationship, adiksi, potensi kaum muda, hubungan dengan orang tua, sampai current issues di Indonesia. She is a proud wife and blessed daughter. She is a writer and traveller who loves coffee, bakmi, and dogs! Lia bersama suaminya Riko Ariefano, dan kedua ekor anjingnya saat ini berdomisili di Jakarta. Blog: https://whittulipe.wordpress.com IG: whittulipe Vlog: Youtube: Inspire Group
This entry was posted in articles and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s