amazed by the power of a dream…

Hari Sabtu dan Minggu lalu, seorang pembicara yang sangat memberikan inspirasi : Bo Sanchez mengatakan sesuatu:
“Saat kita berjalan menapaki visi dan mimpi kita, tanpa kita sadari dunia membukakan pintu kepada itu semua…”

Yes… having a husband who’s a dreamer, seorang yang hari demi hari bicara visi demi visi dalam kehidupannya… dan seakan-akan kadang gw mempertanyakan… apakah gw ini istri yang cukup kompatibel untuk dia… tapi mendengar kata-kata itu dan kemudian memandang ke belakang rasanya itu ada benarnya.
Sejak di masa akhir sekolah gw… di medical school… gw mulai bermimpi… satu hari nanti:
gw pengen punya satu klinik, yang isinya penuh dengan tawa dan harapan. Mungkin isinya boleh orang-orang sakit… tetapi mereka bersuka cita karena hatinya dipenuhi dengan harapan.
gw pengen punya satu tempat.. di mana gw bisa membagi hidup dengan pasien-pasien gw… membagi kualitas-kualitas yang sekarang sangat jarang didapatkan di dunia kedokteran.
Dibandingkan dengan sahabat-sahabat gw di kedokteran yang sekarang sukses meniti kariernya, mgkn mimpi ini menjadi sangat ‘pesimis’ dan seperti tidak ada gunanya.
Tapi itulah yang ada di dalam hati gw…

Dan setelah melihat ke belakang… gimana Tuhan menyertai gw… dari gw selesai kuliah, kerja, PTT, sampai sekarang bisa dapat tempat praktek rumahan, kecil-kecilan… yang masih belum terlalu banyak pasiennya…
tapi sampai hari ini bisa terjadi dalam hidup gw… rasanya gw sudah terkagum-kagum.
Melihat benar apa yang dikatakan Bo… mimpi itu tetap dalam hati gw… dan biarpun dengan tertatih-tatih gw menjalaninya… gw tetap memimpikan itu.
Dan memang Tuhan berkarya lewat orang-orang di sekitar gw… dengan sangat luar biasa.

Hidup bersama dengan suami gw, tempat gw belajar untuk tetap menggantungkan impian gw setinggi langit, juga membuat hidup ini makin hari… makin penuh dengan kejutan-kejutan.
Kejutan-kejutan yang tidak pernah gw pikirkan dalam hidup gw…
Kejutan-kejutan yang gw percaya tidak akan mencelakakan kami berdua krn kami menyandarkan semuanya kepada kemurahan Tuhan.
Kejutan-kejutan yang membawa kebaikan bagi diri kami… 🙂

Advertisements

About whittulipe

Lia adalah seorang Dokter dan saat ini Ia bekerja di sebuah perusahaan teknologi medis. Passionnya adalah mewartakan harapan yang terpancar melalui anugrah kehidupan melalui tulisan, ilmu kedokteran serta penghayatan hidup sebagai seorang perempuan. Ia adalah kontributor Buku Renungan Harian Wanita “Treasuring Womanhood” selama 8 tahun belakangan ini, juga penulis buku “You Deserve The Truth”, “Sexy and Holy”, “Wake up Princess”. Lia sangat passionate melayani kaum muda. Bersama suaminya Riko Ariefano dan komunitasnya Domus Cordis, ia banyak melayani di berbagai negara dan daerah di Indonesia, khususnya dalam mewartakan kabar sukacita tentang teologi tubuh (TOBIT), anugrah kehidupan, dan panggilan keperempuan-an. Lewat Inspire Group, sebuah kerasulan media sosial dalam Komunitas Domus Cordis, Lia dan Riko juga sering membawakan vlog dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kaum muda dengan berbagai perjuangan dan pergumulannya, serta bagaimana untuk selalu melibatkan Kristus dalam kehidupan mereka. Topik-topik yang dibawa termasuk tentang relationship, adiksi, potensi kaum muda, hubungan dengan orang tua, sampai current issues di Indonesia. She is a proud wife and blessed daughter. She is a writer and traveller who loves coffee, bakmi, and dogs! Lia bersama suaminya Riko Ariefano, dan kedua ekor anjingnya saat ini berdomisili di Jakarta. Blog: https://whittulipe.wordpress.com IG: whittulipe Vlog: Youtube: Inspire Group
This entry was posted in articles and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s